Deskripsi
BUKAN BOLA BIASA
19 Esai tentang Manusia dan Sepak Bola
Penulis:
Robby Effendy
Selama hampir sebulan di pertengahan 2026, dunia menonton Piala Dunia bersama-sama. Saya menulis di sela-sela pertandingan —kadang selepas gol yang mengubah segalanya, kadang selepas kekalahan yang terasa seperti kehilangan sesuatu yang lebih besar dari sekadar tiga poin. Tulisan-tulisan ini awalnya hanya reaksi. Namun makin banyak saya tulis, makin saya sadar bahwa ada satu pertanyaan yang terus saya coba jawab dengan cara berbeda-beda: apa yang sebenarnya kita cari ketika menonton sebelas orang mengejar satu bola?
Buku ini adalah kumpulan jawaban-jawaban kecil itu.
Piala Dunia 2026 sudah lama usai ketika Anda membaca ini. Skor sudah jadi catatan sejarah, dan mungkin Anda sudah lupa siapa yang mencetak gol di menit berapa. Meski demikian saya percaya, yang membuat sebuah turnamen layak dikenang bukan angka-angkanya, melainkan apa yang ia bongkar dari diri kita sendiri —kenapa kita masih bisa menangis karena tim yang bahkan tidak kita kenal pemainnya, kenapa kita mewariskan kesetiaan yang tidak pernah kita pilih sendiri, dan kenapa, di tengah dunia yang penuh kecurigaan, sebelas orang mengejar satu bola masih bisa membuat jutaan orang berhenti sejenak dan berharap bersama.





Ulasan
Belum ada ulasan.