DAUN GUGUR TAKKAN HIJAU KEMBALI

DAUN GUGUR TAKKAN HIJAU KEMBALI

Kumpulan Puisi Athira Ibna Andhika

Sepanjang kami menerbitkan buku pengarang Sumatera Utara, jarang sekali kami menemukan seorang penulis muda seusia Athira yang secara tekun dan serius mendalami penulisan puisi. Ketekunan itu berbuah pula dengan hadirnya buku Daun Gugur Takkan Hijau Kembali ini.

Buku yang berisi 63 puisi serta 19 ilustrasi yang juga dibuat oleh Athira ini menjadi satu upaya bahwa usia tidak menjadi patokan bagi siapa saja untuk berkarya. Juga tidak menjadi batasan untuk menciptakan karya berjenis apa.

Adanya karya ini juga memutus anggapan bahwa puisi sudah tidak lagi diminati penulis-penulis muda. Tapi tidak juga serta merta untuk menjadikan sang penyair jumawa. Tentulah mesti ada pengujian secara objektif terhadap karya ini, baik secara akademis yang bersifat penelitian maupun sebatas apresiasi ataupun kritik dalam bentuk esai.

Athira menulis apa yang dekat, dengan kejujuran yang teduh. Membuat kita patut merenung dan menyelami makna yang dibawanya dalam puisi-puisi ini. Semoga para pembaca dapat mencari celah makna itu. Selamat mencari dan menemukannya.

Deskripsi

DAUN GUGUR TAKKAN HIJAU KEMBALI

Kumpulan Puisi Athira Ibna Andhika

Sepanjang kami menerbitkan buku pengarang Sumatera Utara, jarang sekali kami menemukan seorang penulis muda seusia Athira yang secara tekun dan serius mendalami penulisan puisi. Ketekunan itu berbuah pula dengan hadirnya buku Daun Gugur Takkan Hijau Kembali ini.

Buku yang berisi 63 puisi serta 19 ilustrasi yang juga dibuat oleh Athira ini menjadi satu upaya bahwa usia tidak menjadi patokan bagi siapa saja untuk berkarya. Juga tidak menjadi batasan untuk menciptakan karya berjenis apa.

Adanya karya ini juga memutus anggapan bahwa puisi sudah tidak lagi diminati penulis-penulis muda. Tapi tidak juga serta merta untuk menjadikan sang penyair jumawa. Tentulah mesti ada pengujian secara objektif terhadap karya ini, baik secara akademis yang bersifat penelitian maupun sebatas apresiasi ataupun kritik dalam bentuk esai.

Athira menulis apa yang dekat, dengan kejujuran yang teduh. Membuat kita patut merenung dan menyelami makna yang dibawanya dalam puisi-puisi ini. Semoga para pembaca dapat mencari celah makna itu. Selamat mencari dan menemukannya.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “DAUN GUGUR TAKKAN HIJAU KEMBALI”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.