Sigale-gale, Sampuraga, dan Cerita yang Tak Pernah Mati

Sigale-gale, Sampuraga, dan Cerita yang Tak Pernah Mati

Antologi Cerpen

Festival Ngobrol Buku 2026

Kategori Pelajar

 

Empat puluh lima cerita pendek yang dikemas dalam tiga buku antologi cerpen (sesuai kategori: pelajar, mahasiswa, dan umum) ini ditulis oleh 45 orang dengan 45 gagasan pula. Menarik sekali bagaimana cara penulis menghidupkan kembali cerita-cerita rakyat dan folklor tersebut ke dalam sebuah cerpen. Temanya menjadi sangat kaya dan beragam. Mulai dari isu lingkungan, perjuangan mencapai cita-cita, kesetaraan gender, kritik terhadap posisi perempuan dalam adat dan masyarakat, kritik dunia pariwisata, keteguhan pada janji, hingga betapa kejam dan gelapnya dunia digital mengontrol ruang sosial manusia masa kini. Suara yang beragam, suara yang berusaha memandang dunia masa kini dengan tajam dan kritis.

Deskripsi

Sigale-gale, Sampuraga, dan Cerita yang Tak Pernah Mati

Antologi Cerpen

Festival Ngobrol Buku 2026

Kategori Pelajar

 

Empat puluh lima cerita pendek yang dikemas dalam tiga buku antologi cerpen (sesuai kategori: pelajar, mahasiswa, dan umum) ini ditulis oleh 45 orang dengan 45 gagasan pula. Menarik sekali bagaimana cara penulis menghidupkan kembali cerita-cerita rakyat dan folklor tersebut ke dalam sebuah cerpen. Temanya menjadi sangat kaya dan beragam. Mulai dari isu lingkungan, perjuangan mencapai cita-cita, kesetaraan gender, kritik terhadap posisi perempuan dalam adat dan masyarakat, kritik dunia pariwisata, keteguhan pada janji, hingga betapa kejam dan gelapnya dunia digital mengontrol ruang sosial manusia masa kini. Suara yang beragam, suara yang berusaha memandang dunia masa kini dengan tajam dan kritis.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Sigale-gale, Sampuraga, dan Cerita yang Tak Pernah Mati”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.