Oleh: Titan Sadewo* Setiap saya membaca puisi, emosi saya tak karuan. Seperti ada tamu lain yang masuk ke dalam ‘tubuh’ bahasa saya: tamu itu mungkin perasaan, pengetahuan, konflik atau gagasan yang dihantar penyair melalui kata, frasa, kalimat, paragraf & keutuh-cukupan puisi itu sendiri. Saya tersadar kalau bahasa bisa melakukan hal […]
Daily Archives: 1 Maret 2022
2 posts
Oleh: Wahyu Wiji Astuti* Membaca puisi-puisi Seiska menenggelamkan saya pada perasaan yang mendalam. Seperti halnya kebanyakan puisi-puisi pengarang perempuan yang intens dalam mengejawantahkan perasaan ke dalam kata-kata, puisi dalam buku Lepas Muasal juga padat dengan rasa. Boleh dikatakan bahwa Lepas Muasal dominan pada puisi liris. Menyajikan perasaan pribadi, yang paling […]