
MEDAN — Bengkel Sastra Universitas Negeri Medan (UNIMED) menggelar Workshop Penulisan Sastra bertajuk “Politik Bentuk dan Politik Isi” pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut ditujukan bagi mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UNIMED sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan mengembangkan kreativitas dalam penulisan sastra.
Workshop berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB dengan menghadirkan Heru Joni Putra, penulis buku puisi terbaik versi Majalah Tempo dan penerima Wisran Hadi Award 2019, serta Sartika Sari, S.S., M.Hum., dosen sekaligus penyair, sebagai narasumber.
Kegiatan diawali dengan sambutan Dr. Muharrina Harahap, S.S., M.Hum., Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UNIMED. Kehadiran pimpinan jurusan dalam kegiatan tersebut turut menegaskan dukungan terhadap pengembangan kreativitas dan literasi sastra mahasiswa.
Workshop “Politik Bentuk dan Politik Isi” mengajak mahasiswa melihat karya sastra secara lebih kritis, khususnya hubungan antara bentuk dan isi dalam membangun makna. Pilihan bahasa, gaya, struktur, sudut pandang, serta berbagai unsur estetik dalam karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai perangkat artistik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari cara pengarang menyampaikan gagasan dan merepresentasikan persoalan kehidupan.
Melalui sesi pemaparan dan diskusi bersama narasumber, mahasiswa diajak memahami bagaimana keputusan-keputusan kreatif dalam penulisan—mulai dari pemilihan bentuk hingga pengolahan gagasan—dapat memengaruhi cara sebuah karya dibaca dan dimaknai.
Sartika Sari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar sastra yang memungkinkan mahasiswa tidak hanya membaca dan menulis karya, tetapi juga memahami proses kreatif secara lebih reflektif.
Sementara itu, kehadiran Heru Joni Putra memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan wawasan dari praktisi dan penulis yang memiliki pengalaman dalam dunia kepenulisan sastra. Diskusi diarahkan pada persoalan bagaimana gagasan, pengalaman, bahasa, dan bentuk artistik dapat diolah menjadi karya yang memiliki daya ungkap.
Workshop ini menjadi salah satu kegiatan
Bengkel Sastra UNIMED, yang dikembangkan sebagai ruang untuk membina ekspresi, nalar, gagasan, kreativitas, dan literasi sastra mahasiswa. Melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan menulis sekaligus memperkaya perspektif dalam membaca dan memahami karya sastra.